Mushaf kuno nusantara: jawa

Mushaf kuno nusantara: jawa

Baca daring


Buku ini sudah dibaca: 475 kali

Penyalinan Al-Qur’an kuno di Nusantara telah dimulai sejak akhir abad ke-13, sebagaimana tercatat dalam Rihlah Ibnu Batutah (1304-1369 M). Namun, di Asia Tenggara, mushaf tertua yang diketahui hingga kini adalah sebuah mushaf bertahun 1606 M, berasal dari Johor, Malaysia, dan kini tersimpan di Belanda. Di Indonesia sendiri, sepanjang yang diketahui, mushaf Al-Qur’an tertua adalah sebuah mushaf yang selesai ditulis pada Kamis, 21 Muharram 1035 H (23 Oktober 1625 M).

Peneliti LPMQ selama lebih lima tahun melakukan penelitian dan digitalisasi mushaf kuno Nusantara, baik yang berada di museum, masjid, pesantren, surau, kesultanan, hingga koleksi perorangan. Sekitar 400-an mushaf kuno berhasil dikumpulkan dan didokumentasikan. Kemudian, LPMQ merasa perlu menerbitkan buku tentang mushaf kuno ini, yang dalam penerbitannya dibuat berdasarkan wilayah. Edisi ketiga ini memuat mushaf-mushaf kuno wilayah Jawa, meliputi Banten, Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Yogyakarta, dan Jawa Timur.

Dalam buku ini para peneliti mendeskripsikan secara singkat sejumlah mushaf kuno, dari aspek kodikologis hingga tekstologis, dengan harapan buku ini memberi wawasan tentang warisan penting ulama, cendikiawan masa lalu dalam penulisan mushaf Al-Qur’an, dan informasi tentang penulisan kitab suci Al-Qur’an yang memuat sejumlah ilmu dan pengetahuan berharga di dalamnya.

Klasifikasi
2X1 Mus M

Penerbit
Jakarta : Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Qur’an, 2019

Deskripsi Fisik
158 hlm; 7,64MB

Bahasa
Indonesia

ISBN/ISSN
978-979-111-035-8

Subjek
200 - Agama, Al Quran, Mushaf

Baca Daring
Images


Unduh berkas
Mushaf kuno nusantara: jawa

Lisensi Berkas
All right reserved

Sumber Lain
Link tautan sumber lain


This entry was posted in 200 - Agama, Al Quran, Mushaf and tagged , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.